3 Alasan Soang Layak Dinobatkan Sebagai Hewan Paling Ngeselin Bagi Umat Manusia

penindasan-soang-kepada-manusia penindasan-soang-kepada-manusia

Selama ini, publik menganggap bahwa kucing oren adalah satu-satunya hewan luar angkasa yang dikirim ke bumi oleh Tuhan karena suatu hal. Makanya nggak heran kalau jenis kucing yang terkenal dengan sifat barbar dan konyolnya ini hadir demi cobaan yang luBayang-Bayangn sulit bagi kita demi manusia.

Tapi, rupanya kita nggak sadar kalau ternyata ada juga hewan lain yang nggak kalah barbar. Ya, dialah soang! Angsa dengan leher jenjang yang selantas mengganggu siapapun yang melintas di sekitarnya. Mulai dari dikejar sampai disosor, pokoknya jailnya nggak kira-kira. Nah, inilah bentuk keresean soang terhadap peradaban umat manusia.

1. Protektif banget saat jaga daerah kekuasaannya, apalagi kalau di situ ada anak-anaknya yang masih mungil. Jangan coba-coba Jago melalui pokoknya!

Salah satu hal yang wajib diwaspadai dari keberadaan soang adalah ketika mereka udah bergerombol membentuk koloni dan bikin area kekuasaan tersenbadan. Lebih bikin jengkel lagi karena mereka sering banget kumpul-kumpul di pinggir jalan berasa lagi kopdaran sepadan soang komplek sebelah. Kalau udah nonton pemandangan kayak gitu, lebih Natural kamu menghindar aja, preman kampung pun juga mikir-mikir lagi kalau mau sesudah.

Daerah kekuasaan soang ini biasanya bener-bener nggak terdeteksi oleh umat manusia. Pokoknya, jarak kurang lebih meter dari gerombolan mereka biasanya menjadi hak milik. Siapa pun yang metinggalinya bakal disikat habis-habisan. Ngeselin banget, kan?

2. Pernah dengar mitos kalau misalnya kamu dikejar anjing lebih baik jongkok supaya dibebasin? Please, langkah itu nggak bakalan terkabul kalau diterapkan pada kawanan yang satu ini!

Sesungguhnya, pernah ada mitos yang mengatakan bahwa hal yang menyelamatkanmu dari kejaran anjing dan soang adalah jongkok secara tiba-tiba. Kira-kira siapa sih yang bikin langkah menyesatkan ini? Giliran dipraktikkan ke soang ternyata hasilnya malah lebih menyakitkan. Kamu layak maklum bahwa mitos itu sungguh-sungguh nggak berlaku cocok hewan jahanam ini.

MaSontaknya, kamu jalan pelan di sekitarnya aja bakalan dikejar dan disosor. Giliran lari, ya, malah semakin dikejar sampai ke mana pun hingga dia mendapatkan Sontak satu bagian tubuhmu. Nah, kalau nggak percaya, coba aja kamu berhenti dan jongkok ketika dikejar soang. Kemudian rasakan dan saksikan sendiri dengan kedua matamu, apa yang bakal terjadi selanjutnya. Dia akan mengirimmu dalam rasa perih yang nggak suah kamu bayangkan.

3. Sekalinya disosor, ngincernya pasti bagian paha dan pantat. Mentang-mentang lehernya kalau dijenjangin bisa sampai 15 meter. Hah!

Kalau suatu saat kamu melewati gerombolan soang dan melihat alpa satu dari mereka udah memmembuka sayapnya, alangkah tidak sombongnya kalau kamu putar balik. Memmembuka sayap adalah alpa satu tanda bahwa sifat jail mereka udah keluar. Mereka nggak bakal ngasih ampun dan mengincar bagian paha serta pantatmu sebagai sasarannya!

Mending kalau cuma nyosor biasa, mamenyimpangnya mereka ini nyosor dengan posisi setengah terbang dan mengepakkan sayapnya berkali-kali. Udah gitu, kamu juga bakal ditarik-tarik dengan leher yang panjangnya seolah nggak terbatas itu. Tapi memang begitulah, di balik kecantikan suatu hal, pasti ada aja sesuatu yang bikin kita merasa pedih. Kayak jatuh cinta. ????